"Berteduh untuk sekedar mengusap keringat, bernafas untuk sekedar hidup"
Sebuah perkenalan
Filsafat sedang sakit, barangkali sekarat, tapi saya yakin dunia (dunia, bukan tuhan atau nabi, tapi dunia) sedang berkata pada filsafat: "bangkit dan berjalanlah" - Alain Badiou
Dalam gempuran rutinitas yang sengit, ada jiwa-jiwa yang lelah yang mencari suaka barang sekedar berfikir tanpa tuntutan siapa-siapa. Dalam kepengapan ruang yang sesak, ada nafas yang mengiba ruang jernih tanpa polusi. Dalam antagonisme yang mengakar diantara serigala, ada nyawa yang mengais etik walau ia tahu kotanya tengah lantak dikubur zaman.
Kota dimana kita menetap hari ini adalah potret nyata ruang sesak yang tak ramah pada hal-hal yang baik. Kekumuhan asap mengepul disekitar penyangga langit tak kasat mata, menjelma selaksa udara itu sendiri. Perguruan tinggi, kumpulan bangun bidang yang disusun menjadi wahana dimana



